Alam Semesta 1: Kebangkitan
"Saya tidak ingat nama saya. Hanya saja saya harus bergerak." Alam semesta 1 adalah Neutronium: Parallel Wars yang paling mendasar. Lima mekanik, sepuluh hingga lima belas menit per sesi, tidak diperlukan buku peraturan. Pahlawan terbangun di galaksi asing dengan hanya naluri untuk menjelajah. Pada akhir Alam Semesta 1, lingkaran inti terbentuk — dan pertanyaan pun dimulai.
Apa yang Terbuka di Alam Semesta 1
Gerakan Klaim Wilayah Koleksi Artefak Paradox X Sistem Lubang Cacing Penjualan Artefak (5 Nn)
Universe 1 memperkenalkan lima mekanisme yang mendasari segala sesuatu di dalam game. Pergerakan melalui dadu D6 khusus. Klaim wilayah saat Anda berhenti di segmen yang tidak dihuni. Koleksi artefak saat Anda mendarat di penanda artefak. Paradox X — tiga artefak khusus yang mengakhiri siklus. Sistem lubang cacing melalui Alpha Core, yang muncul di suatu tempat di papan 7 ubin. Pahlawan juga menemukan bahwa artefak dapat dijual seharga 5 Nn — keputusan ekonomi pertama dalam game.
Papan di Universe 1 berukuran 7 heksa (21 segmen). Cukup kecil untuk dilalui dengan cepat. Cukup besar sehingga tempat persembunyian Alpha Core menciptakan eksplorasi yang sesungguhnya. Setiap belokan membawa keputusan: mendorong menuju hex yang tidak diketahui atau mengklaim segmen kosong yang berdekatan? Ketegangan ini, walaupun terlihat kecil, adalah fondasi yang mendasari setiap alam semesta berikutnya.
Kisah: Kebangkitan
Pahlawan membuka mata mereka terhadap bintang asing. Tidak ada kenangan. Hanya naluri. Galaksi heksagonal membentang di sekelilingnya — sektor bersisi enam bersembunyi Alpha Core di suatu tempat di dalam kabut. Artefak aneh tersebar di alam semesta, ditandai dengan simbol yang memicu ketakutan yang tidak dapat dijelaskan. Ketika tiga artefak tersebut dikumpulkan oleh kombinasi pemain mana pun, sesuatu akan terjadi. Apa sebenarnya – belum ada yang mengerti.
Alam semesta pertama adalah tentang membangun kehadiran. Tidak ada tentara, tidak ada bangunan, tidak ada aliran pendapatan. Hanya pergerakan, eksplorasi, dan tumbuhnya kesadaran bahwa Anda pernah berada di sini sebelumnya. Galaksi ini cukup kecil untuk diingat, cukup besar untuk terasa asing. Dan di suatu tempat dalam kabut itu, Alpha Core menunggu — kuno, sunyi, penuh dengan pertanyaan yang tidak akan terjawab sampai nanti.
Panduan Strategis — Alam Semesta 1
Strategi Universe 1 tampak sederhana. Tiga keputusan penting:
- Alpha Core lokasi: Setiap kali Anda melewati hex menghadap ke bawah, Anda mendapatkan informasi. Prioritaskan penjelajahan untuk menemukan Alpha Core — mencapainya terlebih dahulu akan memberikan keuntungan Nn pertama. Lompatan lubang cacing dari Alpha Core ke segmen tepi mana pun dapat mengubah posisi Anda lebih cepat daripada yang dimungkinkan oleh pergerakan mentah.
- Pengenalan jenis artefak: Pelajari cara membedakan artefak Paradox X dari artefak standar. Artefak standar dijual seharga 5 Nn. Paradox X artefak memicu siklus berakhir ketika tiga artefak dikumpulkan. Apakah akan menyimpan artefak Paradox X atau membiarkan orang lain mengumpulkan artefak ketiga adalah ketegangan utama alam semesta.
- Keberadaan segmen: Mengklaim segmen yang tidak terbantahkan tidak memerlukan biaya apa pun dan menghasilkan posisi untuk Universe 3 (saat bangunan terbuka). Bangun kebiasaan spasial di Alam Semesta 1.
Apa yang Diharapkan
Sesi Universe 1 berlangsung 10–15 menit untuk 2–4 pemain. Pemain pemula menghabiskan waktu sekitar 5 menit untuk mempelajari mekanismenya sebelum giliran pertama mereka. Pada giliran 3, semua orang bermain secara mandiri. Siklus berakhir ketika artefak Paradox X ketiga diklaim — terkadang secara tidak sengaja. Pemain baru yang belum mempelajari pentingnya artefak Paradox X dapat memicu keruntuhan siklus yang tidak terduga.
Momen kejutan itu – siklus yang tiba-tiba runtuh – adalah salah satu fitur desain yang disengaja di Universe 1. Ini mengajarkan mekanik Paradox X melalui pengalaman, bukan melalui aturan. Pemain yang menyebabkannya mengingat, dan bermain secara berbeda di Universe 2. Inilah filosofi tutorial Recovered Memories dalam tindakan: mekanika dipelajari dengan menghadapi konsekuensinya, bukan dengan membaca tentang konsekuensinya terlebih dahulu.